Penelitian Penilaian Warga Terhadap Layanan Puskesmas Di Kabupaten Jeneponto

Januari 6, 2014

puskesmas

Survey dilakukan dengan pengumpulan data melalui kuesioner dengan mengambil populasi pada jumlah kunjungan pasien di 18 puskesmas pada tahun 2012. Penyusunan kuesioner diambil dari Piagam Warga (citizen charter) yang telah disepakati oleh 18 Puskesmas di Kab.Jeneponto.

Penilaian Warga terhadap layanan publik menjadi satu kesatuan dalam proses keterlibatan warga dalam mendorong peningkatan pelayanan publik sesuai dengan amanah UU No. 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik dan Perda No. 2 Tahun 2007 tentang Pelayanan Publik dalam Lingkup Pemerintah Kabupaten Jeneponto. Bentuk partisipasi warga dalam mendorong peningkatan salah satunya adalah dengan memberikan penilaian kepada penyedia layanan.

Bentuk penilaian yang dilakukan dengan menggunakan metode citizen report card (CRC).CRC digunakan sebagai salah satu bentuk evaluasi yang diberikan langsung kepada warga dengan memberikan penilaian melalui kuesioner.

Pada tahun 2013 ini, telah dilakukan penilaian ke 2 (dua) terhadap layanan puskesmas, pada penilaian sebelumnya hanya dilakukan pada 5 Puskesmas terpilih yaitu Puskesmas Tino, Puskesmas Arungkeke, Puskesmas Buludoang, Puskesmas Bontoramba dan Puskesmas Bontosunggu Kota. Melalui program Meningkatkan Peran Aliansi LPMdalam Membantu dan Mengorganisir Kerja‐kerja Lembaga Pengaduan Masyarakat (LPM)dari Desa yang ada di Kabupaten Jeneponto kerja sama PATTIRO JEKA dan Access Tahap II penilaian dilaksanakan di 18 Puskesmas di Kabupaten Jeneponto dengan wilayah survey 84 Desa Kelurahan yang menjadi wilayah cakupan Puskesmas dan wilayah dampingan PATTIRO JEKA.

  1. Tujuan

Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah :

  1. Mengetahui bagaimana situasi pelayanan di 18 puskesmas berdasarkan persepsi pengguna layanan di puskesmas
  2. Mengetahui sejauh mana penerapan isi piagam pelayanan puskesmas (Citizen Charter) yang menjadi kesepakatan antara masyarakat dan 18 kepala puskesmas.
  3. Memotret kondisi pelayanan kesehatan di 18 Puskesmas secara makro
  4. Memberi masukan kepada penyedia layanan dalam hal ini puskesmas untuk meningkatkan pelayanan dan respon terhadap keluhan masyarakat.
FacebookTwitterGoogle+WhatsAppPrint

Comments on this entry are closed.