Lesson Learned: Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender (PPRG) Sebagai Upaya Menciptakan Pembangunan Berkualitas dan Bermakna Untuk Semua

Juli 24, 2014

Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender merupakan sistem yang dibangun dalam rangka mendorong pembangunan yang bermakna dan berkualitas untuk semua. PPRG merupakan alat untuk merespon kebutuhan semua lapisan masyarakat sebagai penerima manfaat dalam pembangunan yang sedang dilaksanakan.

PPRG merupakan bentuk implementasi dari Penganggaran Berbasis Kinerja (PBK) yang menjadi filosofi dasar penganggaran di Indonesia dimana pengelolaan anggaran memperhitungkan komponen gender pada input, output dan outcome pada perencanaan dan penganggaran, serta mengitegrasikan indikator keadilan (equity) sebagai indikator kinerja, setelah pertimbangan ekonomi, efisiensi dan efektivitas. Dengan demikian Anggaran Responsif Gender (ARG) menguatkan signifikasi kerangka penganggaran berbasis kinerja menjadi lebih berkeadilan.

Jika PPRG terimplementasi dengan baik di seluruh jajaran penyelenggara, baik di Pemerintah Pusat dan Daerah, maka target dan sasaran pembangunan akan sesuai yang diharapkan oleh penyelenggara dan tentunya seluruh komponen masyarakat dapat menerima manfaat pembangunan yang dilaksanakan. ARG akan mendorong pemerintahan yang baik (good goverment), pembangunan berkelanjutan, serta pencapaian target-target Millenium Development Goals (MDGs).

Untuk info capaian lebih lanjut dari program B3WP ini, sila klik tautan di bawah ini.

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppPrint

Comments on this entry are closed.