Berita & Peristiwa

Revisi UU ASN Dinilai Hanya Untungkan Kelompok Tertentu

direktur-eksekutif-pusat-telaah-dan-informasi-regional-pattiro-maya-rostanty-dalam-diskusi-revisi-uu-asn-di-hotel-ibis-tamarin-rabu-28-foto-mesya-mohammadjpnn

jpnn.com, JAKARTA - UU Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai belum layak direvisi. Selain masih baru, PP yang merupakan turunan uu ini belum juga diterbitkan. Dari 11 RPP ASN yang disiapkan pemerintah, baru dua ditetapkan. “Kami rasa terlalu dini kalau UU ASN direvisi. Apalagi uu ini belum dilaksanakan. Kan lucu belum digunakan tapi sudah mau direvisi,” kata Direktur

Direktur PATTIRO: Revisi UU ASN Terlalu Dini

PATTIRO-MenolakRUUASN-MetroTV

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Pusat Telaah dan Informasi Regional (PATTIRO) Maya Rostanty (Tanty) menolak rencana revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN). Tanty memandang rencana revisi terburu-buru mengingat UU tersebut baru disahkan 2014. “Revisi ini kami pandang terlalu dini,” tegas Tanty saat berkunjung ke Kompleks Metro TV, Kedoya, Jakarta Barat, Selasa 22 Agustus 2017. Tanty menjelaskan, DPR sebagai pelempar

Dirgahayu Republik Indonesia ke 72

PATTIRO-WEB-HUTRI72-500PX

Kehormatan hidup bukanlah ditentukan seberapa tinggi pendidikan, seberapa banyak ijazah akademismu, seberapa banyak bintang-bintang jasa bertaburan di dadamu, tapi kehormatan hidup itu ada ketika namamu melekat di hati orang-orang sekitarmu, kerjamu bermanfaat untuk rakyat banyak, dan doamu tiap bangun tidur memohon agar hari ini lebih baik dari hari kemarin.

PATTIRO Kembali Selenggarakan Expert Meeting Untuk Kawal Revisi UU ASN

PATTIRO_20170802EXPERTMEETINGRUUASN

Pada tanggal 2 Agustus 2017, PATTIRO kembali menyelenggarakan kegiatan Expert Meeting di Hotel Akmani dengan tema “Kelembagaan Pengawas Penerapan Sistem Merit”. Kegiatan ini merupakan kegiatan final dari serangkaian kegiatan program Regulatory Review UU ASN yang telah dilaksanakan, mulai dari desk study, expert meeting I dan FGD pembahasan draft policy paper. Dari kegiatan ini akan dihasilkan

PATTIRO Selenggarakan Kegiatan Pelatihan CSO dalam Perencanaan dan Penganggaran Daerah untuk Penanggulangan Tuberkulosis

IMG20170728102239

Berdasarkan data Global Tuberculosis Report 2016, Indonesia menduduki peringkat ke dua di bawah India penderita TB terbanyak. Angka ini cukup memprihatinkan mengingat TB merupakan salah satu penyakit menular yang penularannya bisa sangat cepat melalui udara dan tanpa bisa diketahui secara langsung oleh penderitanya. Salah satu kontribusi yang dilakukan oleh PATTIRO untuk ikut serta dalam penangulangan