Foto oleh unsplash.com/id/@naja_bertolt_jensen

Penganggaran Responsif Gender dalam Upaya Pengurangan Sampah Laut di Indonesia

Indonesia merupakan salah satu penyumbang sampah plastik terbesar ke laut di dunia. Data UNEP menunjukkan bahwa setiap tahun Indonesia menghasilkan sekitar 3,2 juta ton sampah plastik yang tidak terkelola, dan sekitar 1,29 juta ton di antaranya berakhir di lautan. Menyadari kondisi tersebut, Indonesia berkomitmen mengurangi sampah plastik di laut hingga 70% pada tahun 2025 melalui berbagai kebijakan, program, dan kolaborasi multipihak. Komitmen ini antara lain diwujudkan melalui Peraturan Presiden No. 83 Tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut dan Rencana Aksi Nasional Penanganan Sampah Laut (RAN-PSL) 2018–2025. Dalam mendukung upaya tersebut, PATTIRO bersama Bank Pembangunan Asia (ADB) dan Ditjen Bina Bangda Kemendagri (SUPD IV) mendorong sedikitnya 10 pemerintah daerah untuk mengadopsi dan mengimplementasikan Gender Action Budget (GAB) dalam layanan pengelolaan sampah, guna memperkuat pengarusutamaan gender serta meningkatkan keterlibatan perempuan dalam pengelolaan persampahan yang lebih efektif dan inklusif.

Scroll to Top