PATTIRO Kembali Selenggarakan Expert Meeting Untuk Kawal Revisi UU ASN

Agustus 10, 2017

PATTIRO_20170802EXPERTMEETINGRUUASNPada tanggal 2 Agustus 2017, PATTIRO kembali menyelenggarakan kegiatan Expert Meeting di Hotel Akmani dengan tema “Kelembagaan Pengawas Penerapan Sistem Merit”. Kegiatan ini merupakan kegiatan final dari serangkaian kegiatan program Regulatory Review UU ASN yang telah dilaksanakan, mulai dari desk study, expert meeting I dan FGD pembahasan draft policy paper. Dari kegiatan ini akan dihasilkan policy paper final yang akan didiseminasikan kepada para decision maker terkait, yaitu KASN, Kemenpan, DPR, KSP dan BKN.

Acara ini menghadirkan Dr. Laode Rudita ( dan Dr Lina Miftahul Jannah sebagai expert reviewer. Dr. Laode Rudita mengemukakan, “Perubahan dari sistem tertutup menuju sistem terbuka tidak bisa langsung dilakukan dalam waktu singkat, melainkan butuh waktu cukup lama untuk melaksanakan tahapan-tahapan menuju perubahannya. UU ASN dirasa belum efektif dalam tiga tahun ini karena dari segi yuridis, peraturan turunan UU ASN belum lengkap.” “Selain itu, KASN merupakan partner KPK yang bertugas memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme yang fokus pada manajemen kepegawaian. Jadi wajar apabila banyak pihak yang tidak nyaman dengan keberadaan KASN,” tambah Laode.

Dr. Lina Miftahul Jannah sangat mengapresiasi upaya PATTIRO yang telah menyusun policy paper mengenai revisi UU ASN. Beliau juga mengemukakan bahwa UU ASN telah melakukan reformasi yang luar biasa di bidang kepegawaian, karena telah mengamanatkan didirikannya KASN. Dan seyogyanya, KASN diberi kewenangan untuk menindak penyimpangan dalam sistem merit, agar kinerjanya lebih optimal.

Tonny Sitorus, Asisten Komisioner KASN menuturkan, “Tanggung jawab KASN dalam mengawasi aparatur di semua kabupaten dan kota se-Indonesia bukanlah hal mudah. Di sisi lain kapasitas SDM KASN saat ini sangat minim, tentunya sulit untuk menciptakan reformasi birokrasi yang maksimal dan ideal. Oleh karena itu KASN butuh dukungan CSO yang merupakan wakil dari masyarakat sipil untuk turut serta berkontribusi dalam mengawasi sistem merit di daerah. Harapannya PATTIRO dapat membantu kinerja KASN di daerah, karena PATTIRO memiliki jaringan yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia.”

Para expert reviewer dan expert juga memberikan masukan terhadap policy paper terkait teori, data dan langkah implementatif dalam draft policy paper yang dipaparkan oleh Sad Dian Utomo (Senior Advisor PATTIRO). Pasca kegiatan ini, PATTIRO akan memfinalisasikan policy paper berdasarkan masukan-masukan yang diperoleh dari para peserta.

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppPrint

{ 1 comment }

Depi Agung Setiawan Agustus 10, 2017 pukul 9:47 pm

Yth. PATTIRO,
penerapan merit system adalah satu kewajiban dalam tatanan kepemerintahan di republik ini. Konsekuensinya, pelayanan yang paripurna dihasilkan dari kinerja ASN yang kompeten. Selaku warga masyarakat sipil, saya sangat berekspektasi untuk terwujudnya performa ASN yang setara dengan negara lain.
Salam kompetensi !

Comments on this entry are closed.